Rahasia Cara Kerja AC Split di Sertai Komponen Indoor dan Ourdoor
Cara kerja AC split sebenarnya cukup sederhana, namun setiap komponennya memiliki fungsi penting dalam menghasilkan udara dingin yang aman dan nyaman serta adem.
Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu kompresor, kondensor, dan evaporator. Kompresor berfungsi menekan refrigeran hingga berubah menjadi gas bertekanan tinggi.
Setelah itu, gas panas tersebut dialirkan ke kondensor untuk didinginkan dan diubah kembali menjadi cairan.
Selanjutnya, cairan refrigeran diteruskan ke evaporator yang berada pada unit indoor untuk menyerap panas dari udara di dalam ruangan.
Dari proses itulah muncul hembusan udara sejuk yang bersih dan menenangkan, sementara panas dibuang keluar lewat unit outdoor.
Memahami cara kerja AC split sangat penting, terutama jika Anda sering mengalami ruangan yang tidak terasa dingin meski AC menyala.
Ya, dengan mengetahui bagaimana setiap komponen bekerja, Anda akan bisa lebih mudah mendeteksi penyebab kerusakan, menilai performa AC yang menurun, hingga bisa melakukan tindakan perawatan yang tepat dan benar sebelum masalah menjadi lebih besar.
Prinsip Dasar Kerja AC Split
AC Split bekerja menggunakan sistem sirkulasi fluida pendingin yang bergerak secara terus-menerus melalui tiga tahap utama, yaitu kompresi, kondensasi, dan evaporasi.
Proses dimulai dari kompresor, di mana refrigeran ditekan hingga bertekanan tinggi. Nah, dari sini refrigeran terus mengalir menuju kondensor untuk melepaskan panas yang sebelumnya di serap dari dalam ruangan.
Saat melewati kondensor, panas dibuang ke udara luar sehingga refrigeran berubah menjadi cairan yang lebih dingin.
Cairan tersbut nkemudian akan diarahkan ke katup ekspansi atau TEV (Thermal Expansion Valve). Adapun katup ini, berfungsi menurunkan tekanan refrigeran agar siap memasuki evaporator yang berada di unit indoor.
Begitu tiba di evaporator, refrigeran kembali menyerap panas dari udara ruangan. Jadi, udara panas akan dipaksa melewati permukaan evaporator dan berubah menjadi udara dingin yang kemudian di hembuskan kembali ke dalam ruangan dan pada tahap ini, refrigeran berubah kembali menjadi bentuk gas.
Gas tersebut kemudian, kemudian dialirkan lagi ke kompresor untuk memulai siklus baru. Jadi, seluruh proses ini berlangsung tanpa henti selama AC Split beroperasi dan selalu memastikan panas ruangan di buang dengan efisien dan suhu tetap sejuk sesuai pengaturan Anda.
Komponen AC Split Bagian Indoor dan Outdoor
Seperti halnya sistem pendingin lain, AC Split juga dilengkapi berbagai komponen penting yang bekerja sama untuk menghasilkan udara sejuk.
Pada tipe AC ini, seluruh bagian utamanya terbagi menjadi dua kelompok, yaitu komponen indoor dan komponen outdoor yang masing-masing memiliki fungsi khusus dalam proses pendinginan ruangan, sebagai berikut:
1. Bagian Indoor
Bagian indoor pada AC Split adalah komponen yang bekerja langsung di dalam ruangan untuk menghasilkan hembusan udara dingin yang nyaman.
Semua elemen di dalam unit ini saling mendukung, mulai dari menangkap udara panas hingga mengirimkan udara sejuk kembali ke ruangan.
Komponen indoor juga menjadi jalur utama aliran Freon dari kompresor menuju evaporator, sehingga proses pendinginan bisa berlangsung optimal.
Berikut ini, Komponen AC Split Bagian Indoor yang perlu sobat ketahui:
1.1. Evaporator
Evaporator merupakan komponen berbentuk sirip yang berfungsi menyerap panas dari udara ruangan.
Ketika udara panas melewati sirip-sirip evaporator, panas tersebut dipindahkan ke refrigeran sehingga refrigeran berubah dari cair menjadi gas.
Dari proses inilah udara dingin dapat dihasilkan dan kemudian disalurkan kembali ke dalam ruangan.
2.1. Motor Stepper
Motor Stepper bertugas menggerakkan kisi (swing) agar arah semburan udara dingin dapat tersebar lebih merata.
Dengan komponen ini, udara dingin tidak hanya terfokus pada satu titik saja, tetapi menjangkau seluruh area ruangan.
3.1. Filter Udara
Filter udara berfungsi menyaring debu, bakteri, dan partikel berbahaya sebelum udara kembali dilepaskan ke ruangan.
Komponen ini memastikan kualitas udara tetap bersih sehingga lebih sehat untuk pernapasan.
4.1. Thermistor
Thermistor, adalah sensor suhu yang mendeteksi kondisi udara di dalam ruangan yang dipasangi AC Spilt.
Ketika suhu mencapai tingkat tertentu, thermistor akan mengirimkan sinyal ke Mainboard untuk mengatur kinerja kompresor termasuk mematikan kompresor ketika ruangan sudah di rasa cukup dingin.
5.1. Mainboard / Modul AC
Mainboard atau Modul AC berperan, sebagai pusat kendali sistem. Komponen ini mengatur seluruh proses kerja kelistrikan pada unit indoor dan outdoor.
Jadi fungsinya, adalah untuk memastikan setiap komponen bergerak sesuai perintah dan menghasilkan pendinginan yang efisien.
2. Bagian Outdoor
Bagian outdoor pada AC Split merupakan pusat proses pembuangan panas sekaligus penopang utama jalannya sistem pendinginan. Semua komponen di unit ini bekerja untuk melepaskan panas dari dalam rumah ke udara luar, sehingga suhu ruangan tetap dingin dan nyaman.
Unit outdoor juga menjadi jalur utama perputaran refrigeran, mulai dari proses kompresi hingga penurunan suhu sebelum kembali dialirkan ke bagian indoor.
Berikut komponen penting pada bagian outdoor AC Split yang wajib Anda ketahui:
2.1 Kompresor
Kompresor adalah jantung dari sistem AC Split. Komponen ini bertugas memompa serta mengalirkan refrigeran ke seluruh rangkaian AC melalui pipa hisap dan pipa tekan.
Kompresor bekerja dengan menciptakan dua tekanan berbeda—tinggi dan rendah—untuk memastikan refrigeran bisa bergerak dan menjalankan proses pendinginan secara optimal.
2.2 Kondensor
Kondensor berfungsi membuang panas dari refrigeran yang sebelumnya diserap dari dalam ruangan. Pada tahap ini, refrigeran yang awalnya berbentuk gas bertekanan tinggi berubah menjadi cair setelah melepaskan panasnya.
Karena tugasnya membuang panas, kondensor selalu ditempatkan di luar ruangan agar proses pelepasan panas lebih maksimal.
2.3 Kipas
Kipas pada unit outdoor berperan mempercepat pembuangan panas dari kondensor. Dengan hembusan udara yang kuat, panas bisa dialirkan keluar dengan lebih efisien.
2.4 Filter Refrigerant
Filter refrigerant bekerja menyaring kotoran atau serpihan kecil yang terbawa bersama aliran refrigeran. Tujuannya untuk menjaga aliran tetap bersih agar sistem AC tidak mudah tersumbat dan bekerja lebih stabil.
2.5 Pipa Kapiler
Pipa kapiler bertugas menurunkan tekanan refrigeran sebelum masuk kembali ke evaporator. Penurunan tekanan ini membuat suhu refrigeran menjadi lebih rendah sehingga mampu menghasilkan hembusan udara dingin secara maksimal.
2.6 Kapasitor AC
Kapasitor AC membantu start atau menghidupkan dinamo motor kompresor. Tanpa kapasitor yang berfungsi baik, kompresor bisa sulit menyala atau bahkan tidak bekerja sama sekali.
Cara Kerja Kompresor AC
Kompresor AC merupakan komponen krusial yang memastikan refrigeran dapat bersirkulasi ke seluruh sistem pendingin. Refrigeran inilah yang bertugas menyerap panas dan menurunkan suhu udara di dalam ruangan.
Di dalam kompresor terdapat dua bagian utama: komponen tetap sebagai pelindung motor, serta komponen bergerak seperti piston dan stang piston yang melakukan proses kompresi.
Kompresor memiliki dua katup, yaitu inlet dan outlet. Katup inlet memasukkan refrigeran ke dalam kompresor, sementara katup outlet mengalirkannya keluar setelah mengalami proses kompresi.
Saat piston bergerak, refrigeran dikompresi sehingga tekanannya meningkat. Peningkatan tekanan ini membuat suhu refrigeran naik dan memudahkannya melepaskan panas saat memasuki kondensor. Setelah proses ini selesai, refrigeran bergerak menuju evaporator untuk menurunkan suhu udara ruangan.
Selain itu, kompresor juga dilengkapi sistem pembersih internal yang membantu menyaring sisa kotoran, debu, dan refrigeran berlebih. Tujuannya agar kompresor tetap awet dan sistem pendinginan berjalan efisien.












