Panduan Memilih Mobil Hybrid Bekas yang Tepat agar Tidak Rugi
Panduan Memilih Mobil Hybrid Bekas - Membeli mobil hybrid bekas kini menjadi pilihan banyak orang karena efisiensinya dalam penggunaan bahan bakar dan teknologinya yang ramah lingkungan.
Namun, memilih mobil hybrid bekas tidak boleh sembarangan. Anda harus memahami apa saja yang perlu diperiksa agar tidak salah membeli dan berujung mengeluarkan biaya perbaikan yang besar.
Berikut panduan lengkap yang bisa membantu Anda memilih mobil hybrid bekas berkualitas.
Cek Kesehatan Baterai Mobil Hybrid
1. Gunakan Scanner OBD Khusus Hybrid
Dalam membeli mobil hybrid bekas, kondisi baterai adalah faktor utama yang perlu di perhatikan sedetail mungkin.
Gunakan alat diagnostik OBD khusus yang dapat membaca sistem hybrid, termasuk SoH (State of Health) baterai.
Hal seperti itu, akan sangat membantu mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi optimal atau sudah mulai melemah.
2. Perhatikan Perilaku Baterai Saat Pemakaian
Jika baterai terasa cepat penuh saat pengisian dan cepat habis saat digunakan, ini mengindikasikan penurunan kapasitas.
Mobil hybrid yang baterainya melemah biasanya menunjukkan tenaga yang kurang responsif dan mesin bensin lebih sering menyala.
3. Periksa Sistem Pendingin Baterai
Pastikan kipas pendingin baterai dalam keadaan bersih dan berfungsi normal, karena suhu tinggi bisa mempercepat kerusakan baterai hybrid.
Ketahui juga apakah garansi baterai hybrid masih berlaku. Beberapa produsen memberikan garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km.
Cek Riwayat Servis Mobil Hybrid Bekas
1. Pastikan Ada Catatan Servis Berkala
Riwayat servis menjadi bukti perawatan mobil. Mobil hybrid sebaiknya dirawat di bengkel resmi atau bengkel khusus hybrid.
astikan catatan servis mencakup pemeriksaan sistem kelistrikan hybrid, bukan hanya servis umum.
2. Waspadai Manipulasi Odometer
Bandingkan jarak tempuh dengan data pada buku servis. Pastikan tidak ada tanda manipulasi odometer.
Mobil hybrid juga harus diperiksa dari risiko bekas banjir karena sistem kelistrikan bertegangan tinggi yang sensitif terhadap air.
3. Periksa Kelengkapan Dokumen
Pastikan BPKB, STNK, dan faktur pembelian lengkap. Dokumen yang jelas membantu memastikan riwayat mobil hybrid bekas tidak bermasalah.
Pemeriksaan Fisik dan Test Drive Mobil Hybrid Bekas
1. Periksa Kabel dan Komponen Sistem Hybrid
Kabel bertegangan tinggi (biasanya berwarna oranye) harus bebas dari kerusakan atau bekas perbaikan tidak standar.
Gangguan pada kabel dan komponen istem hybrid, dapat memengaruhi performa sistem hybrid secara keseluruhan.
2. Rasakan Transisi Motor Listrik dan Mesin Bensin
Saat test drive, transisi tenaga antara motor listrik dan mesin bensin harus di pastikan berjalan mulus.
Tidak boleh ada hentakan, suara aneh, atau getaran berlebih. Periksa juga kondisi oli transmisi untuk memastikan performa tetap optimal.
3. Pastikan Sistem Pengereman Regeneratif Berfungsi
Saat melakukan pengereman atau deselerasi, mobil hybrid mengisi ulang baterai melalui proses regenerasi.
Pastikan proses ini terasa normal, tanpa getaran, suara kasar, atau pengereman yang kurang responsif.
Dan jangan lupa, cek juga di bagian indikator aliran energi pada dashboard agar semuanya berjalan normal.
Gunakan Mekanik Ahli atau Layanan Inspeksi Hybrid
Jika Anda tidak yakin menilai kondisi mobil hybrid bekas, ajak mekanik berpengalaman atau gunakan jasa inspeksi profesional.
Pemeriksaan dari tenaga mekanik yang sudah ahli akan sangat membantu memastikan mobil hybrid yang Anda beli benar-benar dalam kondisi prima.
Kesimpulan
Memilih mobil hybrid bekas membutuhkan ketelitian ekstra, terutama pada komponen baterai dan sistem kelistrikan.
Dengan pengecekan menyeluruh, riwayat servis yang jelas, dan test drive yang tepat, Anda bisa mendapatkan mobil hybrid bekas berkualitas yang efisien, awet, dan tidak bikin rugi.
Kemudian, lakukan inspeksi dengan secara teliti agar keputusan pembelian Mobil Hybrid Bekas Anda bisa lebih aman dan menguntungkan.










