Inilah Mie Ayam Sengketa UI Kuliner Legendaris Para Mahasiswa!
Mie Ayam Sengketa merupakan salah satu kuliner legendaris yang paling dikenal di Universitas Indonesia (UI). Kedai ini tidak hanya menjadi tempat makan favorit mahasiswa aktif, tetapi juga sering dikunjungi oleh alumni untuk bernostalgia.
Terletak di Jl. Mandor Goweng, Kukusan, Beji, Depok, Mie Ayam Sengketa telah menjadi ikon kuliner di lingkungan kampus yang menawarkan pengalaman kuliner lezat dengan harga terjangkau.
Kedai ini dikenal karena menyajikan mie ayam dan mie yamin yang dimasak dengan bumbu khas, lengkap dengan topping pangsit dan bakso yang disukai mahasiswa.
Menu di Mie Ayam Sengketa menawarkan berbagai pilihan dengan harga mulai dari Rp11.000 hingga Rp14.000 per porsi, sedangkan minuman yang tersedia juga sangat ekonomis, mulai dari Rp1.000 untuk air es dan es teh tawar hingga Rp4.000 untuk es jeruk.
Harga yang ramah mahasiswa ini membuat Mie Ayam Sengketa menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menikmati makanan enak tanpa membebani kantong.
Apa Itu Mie Ayam Sengketa?
Nama “Mie Ayam Sengketa” memang terdengar unik dan cukup menarik perhatian. Meski istilah sengketa secara harfiah berarti perdebatan atau perselisihan, kedai ini sama sekali tidak menimbulkan konflik.
Sebaliknya, nama tersebut telah menjadi identitas yang membedakan kedai ini dari tempat makan mie ayam lainnya di Depok.
Mie Ayam Sengketa adalah kedai yang menyajikan berbagai olahan mie dengan rasa yang khas, mulai dari mie ayam biasa, mie yamin, hingga variasi topping pangsit dan bakso yang selalu segar dan renyah.
Selain cita rasanya yang konsisten enak, Mie Ayam Sengketa juga dikenal karena porsinya yang pas, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit, sehingga nyaman disantap sebagai santapan utama atau camilan.
Tekstur mie yang kenyal berpadu dengan kuah yang hangat, serta pangsit dan bakso yang pas di lidah, menjadikan setiap suapan terasa nikmat.
Dengan kombinasi ini, kedai tersebut telah berhasil mempertahankan kualitasnya selama bertahun-tahun dan terus menarik pengunjung baru maupun lama.
Sejarah dan Lokasi
Mie Ayam Sengketa telah hadir di sekitar Universitas Indonesia sejak sebelum banyak mahasiswa saat ini menempuh perkuliahan.
Awalnya, kedai ini berlokasi dekat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), tetapi kemudian berpindah ke lokasi strategis di Jl. Mandor Goweng, Kukusan Teknik.
Lokasi baru ini membuat kedai lebih mudah diakses oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dan juga pengunjung luar kampus.
Bagi mahasiswa UI, kawasan Kukusan Teknik atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kutek, merupakan area yang mudah dijangkau dari berbagai titik di kampus.
Sedangkan bagi pengunjung baru atau yang berasal dari luar Depok, alamat ini menjadi panduan penting untuk menemukan Mie Ayam Sengketa.
Keberadaan kedai di lokasi strategis juga membuatnya tetap populer, meski lokasinya tidak lagi berada di area FIB.
Popularitas dan Reputasi
Mie Ayam Sengketa dikenal luas di kalangan mahasiswa dan alumni UI. Banyak kakak tingkat dan mantan mahasiswa yang mengenal dan pernah mencicipi mie di kedai ini.
Popularitasnya tidak hanya karena cita rasa, tetapi juga karena nilai sejarah dan kenangan yang melekat bagi generasi mahasiswa sebelumnya.
Kedai ini telah menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa, dari masa orientasi hingga masa-masa akhir perkuliahan.
Reputasi Mie Ayam Sengketa juga di perkuat oleh rekomendasi lisan di kalangan mahasiswa. Setiap mahasiswa baru biasanya akan mendengar tentang kedai ini dari senior atau teman seangkatan, sehingga menjadi salah satu destinasi kuliner pertama yang dicoba ketika berada di UI.
Hal ini menjadikan Mie Ayam Sengketa tidak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga simbol kuliner kampus yang melegenda.
Cita Rasa dan Kelezatan
Cita rasa yang ditawarkan Mie Ayam Sengketa menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya begitu populer.
Mie yang digunakan memiliki tekstur kenyal dan ukuran yang pas, sehingga nyaman saat dikunyah. Pangsit yang disajikan renyah dan berukuran ideal, membuatnya mudah dikonsumsi tanpa repot.
Begitu juga dengan bakso yang segar dan lembut, semakin melengkapi pengalaman kuliner secara keseluruhan.
Kelezatan Mie Ayam Sengketa juga terletak pada kuahnya yang hangat dan berbumbu khas.
Setiap bahan disiapkan dengan standar kualitas yang konsisten, sehingga setiap pengunjung dapat merasakan rasa yang sama baik pada kunjungan pertama maupun berikutnya.
Dengan rasa yang pas dan porsi yang memadai, Mie Ayam Sengketa menjadi comfort food yang disukai berbagai generasi mahasiswa UI.
Harga Terjangkau dan Ramah Mahasiswa
Salah satu alasan Mie Ayam Sengketa tetap digemari, adalah harganya yang sangat ramah di kantong mahasiswa.
Dengan porsi lezat mulai dari Rp11.000 hingga Rp14.000 per porsi mie, kedai ini memungkinkan mahasiswa untuk menikmati kuliner enak tanpa menguras kantong.
Pilihan minuman yang sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 hingga Rp4.000, juga menambah daya tarik tempat ini.
Keseimbangan antara kualitas rasa dan harga yang bersahabat menjadikan Mie Ayam Sengketa pilihan tepat bagi mahasiswa dan pengunjung lainnya.
Nostalgia dan Kenangan Mahasiswa
Mie Ayam Sengketa tidak hanya terkenal karena rasa dan harga, tetapi juga karena nilai nostalgia yang melekat bagi mahasiswa lama dan alumni.
Banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk mengenang masa-masa kuliah mereka.
Kenangan ini menambah daya tarik kedai, membuatnya tetap relevan di tengah perubahan zaman dan lokasi kampus yang terus berkembang.
Kesimpulan
Mie Ayam Sengketa adalah kuliner legendaris yang wajib dicoba mahasiswa Universitas Indonesia.
Kedai ini menawarkan kombinasi cita rasa lezat, harga terjangkau, lokasi strategis, dan nilai sejarah yang kuat.
Tidak hanya menjadi tempat makan, Mie Ayam Sengketa juga menjadi ikon kuliner dan simbol pengalaman mahasiswa di UI.
Baik mahasiswa baru, mahasiswa aktif, maupun alumni, kedai ini tetap menjadi destinasi kuliner populer yang tidak boleh dilewatkan.
Bagi siapa pun yang ingin merasakan kuliner legendaris di Depok, Mie Ayam Sengketa menjadi pilihan utama.
Dengan reputasi yang kuat, cita rasa konsisten, dan harga bersahabat, kedai ini layak mendapatkan predikat sebagai destinasi kuliner paling ikonik di Universitas Indonesia.

