Cara Memasang Kloset Jongkok yang Benar, "Anti Bocor & Awet".

Memasang kloset jongkok tidak boleh dilakukan asal-asalan, karena kesalahan kecil saja saat pemasangan bisa menyebabkan bau tak sedap, kebocoran, hingga ketidaknyamanan saat di gunakan.

cara memasang kloset jongkok yang benar

Jika kamu ingin hasil yang awet, rapi, dan sesuai standar tukang profesional, penting untuk memahami langkah-langkah yang tepat sejak awal.

Kloset jongkok sendiri masih menjadi pilihan favorit karena di kenal kuat, mudah dibersihkan, serta memiliki harga yang lebih ekonomis di banding kloset duduk.

Jadi, ini sangat cocok di gunakan untuk bangun rumah type 36, kos-kosan, hingga sampai bangunan sederhana.

Meski terlihat sederhana, cara memasang kloset jongkok yang baik dan benar tetap membutuhkan perencanaan, ketelitian, serta teknik yang tepat agar sistem pembuangan berfungsi maksimal.

Berikut ini, panduan lengkap cara memasang kloset jongkok menurut ahli yang bisa kamu praktikkan sendiri di rumah dengan secara aman dan benar.

Alat dan Bahan yang Harus di Siapkan Sebelum Pasang Kloset Jongkok

Agar proses pemasangan kloset jongkok berjalan cepat, rapi, dan sesuai standar ahli, langkah pertama yang wajib di lakukan adalah menyiapkan seluruh alat dan bahan sejak awal.

Persiapan yang matang, tentunya akan terhindar dari kesalahan teknis dan pekerjaan bongkar ulang yang tidak di inginkan betul ?

1. Alat yang Dibutuhkan

  • Obeng plus dan minus berfungsi untuk membuka dan mengencangkan baut pada kloset
  • Kunci pas di gunakan untuk mengencangkan mur pada sambungan pipa
  • Gergaji besi untuk memotong pipa PVC sesuai ukuran instalasi
  • Sekop kecil membantu mencampur adukan semen atau pasir
  • Waterpass memastikan posisi kloset jongkok terpasang rata dan presisi
  • Palu kecil berguna untuk merapikan atau menyesuaikan bata dan lantai
  • Meteran membantu pengukuran jarak agar pemasangan lebih akurat
  • Bor listrik (mata bor 10 mm) diperlukan jika harus membuat lubang tambahan
  • Tang memudahkan memegang dan memutar komponen kecil
  • Seal tape mencegah kebocoran pada sambungan pipa air dan pembuangan

Dengan alat yang lengkap dan sesuai seperti list diatas, maka proses pemasangan kloset jongkok dapat dilakukan lebih efisien, aman, dan hasilnya jauh lebih tahan lama.

2. Bahan Yang Harus di Persiapkan

Selain alat kerja, pemilihan bahan yang tepat guna akan sangat menentukan kualitas dan keawetan pemasangan kloset jongkok.

Menurut para ahli tukang kloset, penggunaan material yang sesuai standar akan meminimalkan risiko bocor, retak, maupun bau tak sedap di kemudian hari.

  • Kloset jongkok pilih berbahan keramik atau porselen berkualitas tinggi agar lebih kuat, tidak mudah retak, dan mudah dibersihkan
  • Pipa PVC ukuran 4 inci digunakan sebagai saluran pembuangan utama, sesuaikan panjangnya dengan kondisi instalasi di lapangan
  • Campuran semen dan pasir (perbandingan 1:3) berfungsi sebagai adukan perekat agar kloset terpasang kokoh dan stabil
  • Bata merah atau batako di gunakan untuk membentuk dudukan kloset agar posisi lebih kuat dan tidak bergeser
  • Keramik lantai anti selip khusus area kamar mandi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat digunakan
  • Lem silikon berfungsi menyegel sambungan kloset dan pipa agar tidak terjadi kebocoran maupun rembesan air

Dengan bahan yang lengkap dan berkualitas, cara memasang kloset jongkok yang baik dan benar menurut para ahli bisa menghasilkan instalasi yang rapi, awet, dan nyaman di gunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Cara Memasang Kloset Jongkok yang Baik dan Benar Menurut Ahli

Agar kloset jongkok berfungsi optimal, tidak bau, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang, ikuti langkah pemasangan berikut ini sesuai standar tukang berpengalaman.

1. Menentukan Posisi Kloset Jongkok

menentukan posisi kloset jongkok yang baik dan benar sesuai standar ahli

Langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan pemasangan adalah memilih lokasi kloset yang tepat.

Posisi ideal kloset jongkok berada di sudut yang dekat dengan perabot kamar mandi dan dekat pula dengan sumber air seperti bak mandi atau kran.

Untuk kenyamanan pengguna, ketinggian kloset di sarankan sekitar 15–20 cm dari lantai utama.

Selain itu, pastikan terdapat jarak minimal 40 cm dari dinding belakang maupun samping yang diukur dari lubang pembuangan.

Pengaturan jarak ini penting agar ruang gerak lebih leluasa dan posisi jongkok terasa nyaman.

2. Menyiapkan Saluran Pembuangan Air

pemasangan saluran pembuangan kloset jongkok menggunakan pipa pvc 4 inci

Siapkan saluran pembuangan menggunakan pipa PVC berdiameter 4 inci. Pipa harus dipasang dengan kemiringan sekitar 1–2 cm per meter agar aliran air dan kotoran menuju septic tank berjalan lancar tanpa tersumbat.

Buat lubang sedalam kurang lebih 30–40 cm untuk penempatan pipa. Pastikan posisi pipa sejajar dengan lantai kamar mandi agar tidak menimbulkan genangan.

Gunakan seal tape pada setiap sambungan pipa untuk mencegah kebocoran dan keluarnya bau tidak sedap.

3. Membuat Dudukan Kloset yang Kokoh

membuat dudukan kloset jongkok yang kokoh dari bata dan adukan semen

Dudukan kloset dibuat dari campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:3. Susun batu bata merah atau batako sesuai ukuran kloset hingga membentuk penahan yang kuat dan stabil.

Gunakan waterpass untuk memastikan permukaan dudukan benar-benar rata dan sejajar. Dudukan yang presisi akan membuat kloset tidak mudah goyang saat digunakan.

4. Memasang Kloset Jongkok

proses pemasangan kloset jongkok di atas dudukan agar tidak goyang

Letakkan kloset jongkok di atas dudukan yang telah di siapkan. Pastikan lubang pembuangan kloset sejajar dan menyatu dengan pipa PVC.

Pemasangan sebaiknya dilakukan saat adukan semen masih setengah kering agar posisi kloset bisa disesuaikan dengan sempurna. Tekan kloset secara merata hingga menempel kuat pada dudukan.

Setelah itu, lakukan pengecekan dengan menekan kloset atau mencoba posisi jongkok. Jika masih terasa goyah, tambahkan adukan semen di bagian bawah hingga kloset benar-benar stabil.

Terakhir, aplikasikan lem silikon di sekeliling tepi kloset untuk mencegah rembesan air dan kotoran masuk ke bagian bawah.

5. Memasang Keramik Lantai Kamar Mandi

pemasangan keramik lantai kamar mandi antiselip di sekitar kloset jongkok

Pasang keramik lantai anti selip di area sekitar kloset untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan perawatan. Gunakan semen khusus pemasangan keramik agar hasil lebih kuat dan tahan lama.

Biarkan seluruh adukan dan keramik mengering selama minimal 24 jam sebelum kamar mandi digunakan.

6. Uji Coba dan Pemeriksaan Akhir

uji coba kloset jongkok untuk memastikan tidak bocor dan air lancar

Setelah semua bagian terpasang dan kering sempurna, lakukan uji coba dengan menyiram kloset menggunakan air dalam jumlah banyak. Perhatikan apakah aliran air berjalan lancar tanpa genangan.

Periksa kembali sambungan pipa dan sekeliling kloset untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Jika ditemukan masalah, segera perbaiki dengan menambahkan seal tape atau lem silikon pada bagian yang bermasalah.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, cara memasang kloset jongkok yang baik dan benar menurut ahli dapat menghasilkan instalasi yang rapi, kuat, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Demikian panduan lengkap tentamh cara memasang kloset jongkok yang baik dan benar menurut para tukang ahli di Indonesia yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat.