7 Cara Stop Pinjol Sebar Data Mudah dan Praktis

Cara Stop Pinjol Sebar Data – Merbaknya kasus penyebaran data pribadi oleh platform pinjaman online (pinjol) telah menimbulkan kekhawatiran yang meluas di kalangan masyarakat.

Bagi sobat resulters yang menghadapi masalah ini, terdapat beberapa langkah praktis untuk menghentikan praktik pinjol yang menyebarkan data pribadi. Temukan panduan lengkapnya di artikel ini!

Pinjol yang menyebarkan data pribadi melakukan praktik ini dengan mengakses dan menyebarkan informasi sensitif nasabah peminjam.

Umumnya, pinjol yang terlibat dalam penyebaran data pribadi sering kali adalah entitas ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, ada pertanyaan yang muncul, apakah pinjol yang legal juga melakukan praktik serupa dengan pinjol ilegal?

Seperti halnya pinjol ilegal, pinjol yang sah juga diharuskan untuk tidak menyebarkan data pribadi penggunanya berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Contoh dari penyebaran data oleh pinjol termasuk informasi seperti nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, NIK, akun media sosial, galeri foto/video, dan lainnya.

Dalam buku “Fenomena Pinjaman Online (Konsep dan Strategi Pemasaran)” oleh Iskandar Rifai, Silvya L Mandey, dan Stnass Levyna H.V Joyce Lapian, pinjol ilegal sering memanfaatkan data pribadi ini untuk berbagai tujuan.

Termasuk mengintimidasi nasabah yang mengalami kesulitan dalam pembayaran cicilan tepat waktu, yang dapat menimbulkan rasa malu dan tekanan untuk segera melunasi utang atau pinjaman.

Salah satu taktik yang umum dilakukan oleh pinjol ilegal adalah menyebarluaskan informasi bahwa nasabah memiliki tunggakan kepada semua kontak yang tersimpan di ponselnya,” ungkap Iskandar Rifai dan rekan-rekannya dalam buku tersebut.

Baca Juga : 6 Ide Bisnis Rumahan Modal Kecil Yang Layak Di Coba Di 2024

7 Cara Stop Pinjol Sebar Data Dengan Mudah dan Praktis

Lantas, bagaimana caranya menghentikan praktik pinjol yang menyebarkan data pribadi ? Yuk, simak pembahasan lengkapnya dihalaman ini.

1. Melunasi Pinjaman

melunasi pinjaman pinjol

Cara untuk stop atau menghentikan penyebaran data oleh pinjol adalah dengan segera melunasi semua tunggakan dan bunga yang masih tersisa di platform pinjaman tersebut.

Menurut buku “Hukum Acara Pengadilan Niaga” karya Elyta Ras Ginting, S.H., LL.M., ancaman penyebaran data sering di pergunakan sebagai bentuk tekanan untuk memaksa nasabah melunasi utangnya.

Modus operandi penagihan utang yang biasa dilakukan oleh debt collector adalah dengan menagih langsung pada debitur, seringkali menggunakan intimidasi, ancaman kekerasan, atau mempermalukan peminjam,” jelas Elyta Ras Ginting.

2. Membuat Kesepakatan

Mengatasi masalah penyebaran data oleh pinjol dapat dilakukan dengan mencapai kesepakatan dengan pihak pinjol.

Sobat siliputers segera hubungi pinjol untuk menyampaikan kekhawatiran terkait penyebaran data pribadi.

Tegaskan bahwa Anda tidak memberikan izin untuk menyebarkan data tersebut kepada pihak lain! Susun kesepakatan yang jelas tentang metode penagihan yang diperbolehkan dan yang tidak.

Kemudian, pastikan kesepakatan tersebut di dokumentasikan secara tertulis dan simpan bukti-bukti kesepakatan tersebut.

3. Hubungi Orang Pinjol

Apabila pinjol tersebut terdaftar di OJK, Sobat SIliputers bisa menghubungi layanan pelanggan untuk meminta penghapusan data pribadi.

Sampaikan bahwa Anda tidak mengizinkan penggunaan data pribadi Anda dan minta mereka untuk menghapus data tersebut dari sistem mereka.

Menurut buku “Kenali Penyalahgunaan Data Pribadi” karya Anjasdv, penyebaran data pribadi merupakan tindakan berbahaya yang melanggar hukum.

4. Menghapus Ijin Aplikasi

Untuk mengatasi penyebaran data oleh pinjol, putuskan hubungan dengan pinjol ilegal dan hentikan penyebaran data pribadi.

Cabut izin aplikasi pinjol melalui pengaturan ponsel dan hapus semua data serta cache yang terkait dengan aplikasi tersebut.

Namun, metode ini mungkin kurang efektif jika Anda sudah memberikan izin penggunaan data saat mengajukan pinjaman ke pinjol.

5. Memperbaharui Privasi Aplikasi

Alternatif berikutnya ialah dengan memeriksa ulang pengaturan privasi di ponsel Anda dan memastikan bahwa aplikasi pinjol tidak memiliki akses ke kontak, lokasi, galeri foto, dan informasi pribadi lainnya.

Batasi akses aplikasi hanya pada data yang benar-benar di perlukan atau dibutuhkan saja, kira-kira begitu..!!

6. Melaporkan Pinjol Ke OJK

melaporkan pinjol ke ojk

Menurut buku “Self Help Tool Kit: Bagaimana Anda Mengatasi Permasalahan Utang Pinjaman Online dan Kekerasan Berbasis Gender-Online” oleh Muhammad Rasyid Ridha S, Sustira Dirga, dan Yenny Silvia Sari Sirait, salah satu cara untuk mengatasi penyebaran data oleh pinjol adalah dengan melaporkannya ke pihak berwajib.

Sobat siliputers dapat mengajukan laporan ke kepolisian jika pinjol menyebarkan data pribadi disertai dengan intimidasi dan ancaman kekerasan.

Namun, sebelum membuat laporan pidana ke kepolisian, sebaiknya persiapkan bukti permulaan sebagai dasar pengajuan laporan,” tulis buku tersebut.

Bukti yang dapat dikumpulkan meliputi rekaman suara, rekaman video, tangkapan layar pesan teks, saksi-saksi, dan lainnya.

Selain melaporkan ke kepolisian, laporkan juga ke OJK dengan menyertakan bukti-bukti pendukung.

7. Melapor Ke Kominfo

lapor pinjol ke kominfo

Apakah pinjol telah membuat atau mengunggah informasi pribadi Anda di media sosial seperti Facebook, X, atau Instagram?

Jika demikian, laporkan kejadian tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Untuk melaporkan pinjol ilegal yang menyebarkan data pribadi, Anda dapat menggunakan situs https://layanan.kominfo.go.id/login atau mengirim email ke aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Menurut laman layanan.kominfo.go.id, aduan harus disertai dengan URL atau tautan konten, tangkapan layar konten, serta alasan atau kategori pelanggaran yang dilaporkan.

Pasal Pinjol Sebar Data Pribadi

Dalam buku “Self Help Tool Kit: Bagaimana Anda Mengatasi Permasalahan Utang Pinjaman Online dan Kekerasan Berbasis Gender-Online,” data pribadi dianggap sebagai bagian dari hak privasi.

Ini berarti bahwa ketika data pribadi disebarluaskan oleh pihak lain tanpa persetujuan pemiliknya dan menyebabkan kerugian, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran privasi.

Menurut buku tersebut, pasal yang mengatur penyebaran data pribadi oleh pinjol adalah Pasal 29 UU ITE dan Pasal 45B UU ITE, yang menyatakan:

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.” (Pasal 29 UU ITE)

“Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,” (Pasal 45B UU ITE).

Demikian kabar berita tentang 7 Cara Stop Pinjol Sebar Data dengan Mudah dan Praktis yang dapat kami laporkan, semoga ini bisa bermanfaat…!!!

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More