Berita  

Jenis Ayam Petarung Paling Mahal Yang Harganya Fantastis di Indonesia

jenis ayam petarung-min

Untuk teman-teman yang gemar memelihara ayam dan memiliki minat pada jenis ayam petarung, tahukah bahwa ada jenis ayam petarung dengan harga yang cukup tinggi? Penasaran? Yuk, simak informasinya secara lengkap di halaman ini.

Ras ayam pertarung tentu tidak asing bagi teman-teman yang senang memelihara ayam. Ras ini juga dikenal sebagai ayam jagoan karena memiliki kelebihan khusus, terutama dalam hal pertarungan.

Ayam petarung memiliki ciri khas pada postur tubuhnya, terlihat gagah seperti ksatria Brahma Kumbara dari Indonesia, Hehehe..!! Ayam jenis ini juga memiliki watak yang tidak pernah menyerah dan tangguh, mirip dengan sifat manusia.

Postur tubuh yang gagah membuat harga ayam petarung ini fantastis, bahkan untuk satu ekor saja bisa setara dengan harga mobil, teman-teman.

Selain itu, ayam petarung sering menjadi andalan dalam berbagai kontes ayam, baik di dalam maupun di luar negeri.

3 Jenis Ayam Petarung Paling Mahal

Nah, jenis-jenis ayam petarung termahal atau yang memiliki harga paling tinggi untuk pertarungan apa saja ya? Berikut, bro, ulasan lengkapnya. Yuk, ayo kita simak…

1. Ayam Mangon.

ayam mangon adalah ayam petarung

Salah satu jenis ayam petarung yang memiliki harga fantastis adalah ayam mangon. Ayam pertarung ini termasuk dalam kategori ayam modern masa kini.

Ayam mangon diciptakan melalui proses kawin silang atau yang dikenal dengan istilah “Crossbreeding” antara ayam pama dan ayam saigon. Oleh karena itu, ayam ini diberi nama panggilan Mangon yang merupakan singkatan dari pama dan saigon.

Berapa harga ayam mangon ini? Harganya bervariasi, mulai dari sekitar 20 juta hingga 100 juta tergantung pada tingkat keistimewaan yang dimilikinya.

Keistimewaan ayam petarung mangon ini adalah memiliki pukulan yang jitu, akurat, dan sangat keras jika dilihat dari arah depan. Namun, jika dipukul dari arah yang berbeda, pukulannya menjadi kurang efektif.

Daya tahan ayam terhadap pukulan lawan juga istimewa, yang berarti ayam ini masih mampu berdiri tegak meskipun menerima serangan bertubi-tubi dan lama dari lawan tarungnya.

Jika Anda memiliki ayam mangon, Anda dapat melatih pukulannya dari berbagai arah secara eksklusif agar lebih efektif. Dengan demikian, harga jualnya dapat menjadi lebih tinggi dan mahal dari seharusnya.

2. Ayam Bangkok.

ayam bangkok

Ayam petarung yang kedua adalah ayam bangkok. Siapa yang tidak mengenal ayam bangkok? Semua orang pasti sudah tahu dan tidak asing lagi dengan namanya, bukan?

Bahkan, bukan hanya penggemar ayam, mungkin orang yang bukan penggemar ayam pun sudah sering mendengar istilah “ayam bangkok” baik melalui teman maupun kerabat di sekitar, meskipun belum pernah melihat bentuk fisiknya secara langsung, benar?

Sejalan dengan namanya, ayam bangkok berasal dari Kota Bangkok, Negara Thailand, dan merupakan jenis ayam petarung. Namun, ayam jenis ini tidak hidup liar begitu saja di alam.

Kehadiran ayam bangkok bermula dari niat warga setempat untuk menciptakan jenis ayam petarung baru. Ayam ini kemudian diberi julukan “King’s Chicken”. Singkat cerita, seorang pedagang China dari Negara Gajah Putih tertarik dengan ayam bangkok karena kekuatan dan geraknya yang cepat saat bertarung.

Akhirnya, pedagang China itu memberikan julukan pada ayam bangkok sebagai “Leung Hang Zhao”. Sehingga, nama ayam bangkok menjadi terkenal hingga ke seluruh penjuru Negeri Tirai Bambu pada masa itu.

Di Indonesia, ayam bangkok sudah lama dijadikan sebagai ayam andalan untuk bertarung. Menurut Rubby, seorang pakar ayam, harga jual ayam bangkok sangat stabil di Indonesia.

Ayam ini memiliki pukulan yang sangat kuat dan memukau, terkenal di seluruh nusantara! Menurut Rubby, ayam bangkok ini tidak memerlukan waktu lama dalam pertarungan untuk menjatuhkan lawannya!

Rubby mengungkapkan bahwa satu ekor ayam bangkok dijual dengan kisaran harga antara Rp. 25 juta hingga 100 juta rupiah.

Woow, benar-benar harga yang fantastis untuk ayam petarung, bukan?

3. Ayam Petarung Jenis Pakhoy.

Ayam petarung termahal dan ketiga yang patut disebutkan adalah Ayam Pakhoy. Asalnya, ayam ini berasal dari Thailand Utara, lebih tepatnya dari Desa “Pa Khoy, Kota Lamphun.”

Beberapa orang berpendapat bahwa ayam ini termasuk dalam kategori ayam bangkok. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa ayam bangkok dan ayam pakhoy memiliki ciri khas yang berbeda sehingga layak dikenali sebagai jenis yang berbeda.

Meskipun pada pandangan awal keduanya hampir mirip, namun pada artikel selanjutnya akan diuraikan dengan rinci tentang ciri-ciri atau karakteristik yang membedakan antara ayam bangkok dan ayam pakhoy.

Ayam pakhoy saat ini menjadi tren di dunia pertarungan ayam karena memiliki pukulan yang kuat, didukung oleh badan yang terlihat kuat dan kekar.

Harga jual ayam pakhoy bervariasi, berkisar antara Rp. 20 juta hingga 85 jutaan rupiah. Untuk memberikan gambaran sedikit tentang ciri-cirinya, ayam ini memiliki ukuran tubuh yang agak kecil dengan berat rata-rata sekitar 2,5 kg hingga 2,7 kg, dan memiliki gaya tarung dominan dengan pukulan ke depan menuju badan lawan.

Akhir Kata

Gimana nih, bro, kalau dibandingkan jenis ayam petarung tersebut, mana yang lebih unggul dan kuat serta sering menang dalam pertarungan? Entahlah…

Ketika membahas kemenangan dalam pertarungan ayam petarung, mungkin hal itu kembali kepada pemilik ayamnya. Apakah sudah melakukan perawatan dan pelatihan secara maksimal?

Mungkin hanya itu, bro, informasi tentang tiga jenis ayam petarung paling mahal dengan harga yang fantastis yang dapat kita sampaikan untuk teman-teman yang suka dengan ayam, terutama ayam petarung.

Semoga bermanfaat, ya! Terima kasih sudah mampir dan membaca. Jangan lupa untuk mengecek artikel lainnya tentang ayam yang mungkin menarik minat kamu. Sampai jumpa di artikel berikutnya, bro! Kamsiah…!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *